Tentang Wild ARMs 5 (PS2)

| Minggu, 27 April 2014
 photo wild-arms-5.jpg

.
Ini semua kulakukan demi membuka semua Ex. File di Wild ARMs 5, menghilangkan rasa penasaranku, dan mendapatkan kostum Dean yang nggak keren dan yang nggak seberapa itu. =d=

Sedikit pemanasan dulu. Spoiler alert bagi kalian yang belum pernah main sampai tamat. :c

.

Tentang Wild ARMs 5


Wild ARMs 5 —dirilis pada tahun 2007 dan merupakan seri ke-lima dari seri Wild ARMs. Cerita dimulai ketika Dean Stark – tokoh utama yang bercita-cita ingin menjadi Golem Hunter yang menginjak umur 16 tahun itu ingin berpetualang jauh dari desa. Sayangnya dia tidak memiliki ARM dan hanya bersenjatakan Black Fenrir – sekop tua yang membuatnya masih dianggap anak-anak.

Bersama teman sejak kecilnya – Rebecca Streisand itu tak sengaja menemukan tangan kanan Golem di puncak Celestial. Di situ jugalah mereka menemukan perempuan misterius yang muncul dari genggaman tangan kiri golem tersebut, perempuan itu membawa sepasang ARMs di pelukannya. Perempuan misterius yang bernama Avril itu memberikan ARMs yang dibawanya itu kepada Dean sebagai rasa terima kasih karena menolongnya. Dean pun menerimanya. Di momen itu juga menandakan bahwa Dean bukan lagi anak-anak dan sudah bisa berpetualang keluar dari desanya.

Belakangan diketahui bahwa Avril ternyata hilang ingatan. Selain hanya mengingat namanya sendiri, Avril juga mengingat sebuah nama lain yaitu, “Johnny Appleseed” dan itu yang menjadi satu-satunya kunci untuk mencari tahu siapa sebenarnya Avril itu. Dean pun memutuskan untuk membantu Avril mencari tahu tentang Johnny Appleseed, ditemani oleh Rebecca.

Dalam pertualangannya mencari “Johnny Appleseed”, Dean bertemu dengan bertemu dengan ras Veruni – mahkluk asing yang menetap di Filgaia – yang kebanyakan merendahkan dan menindas ras manusia.

Dean juga bertemu dengan Greg Russelberg – pria buronan bagi Golem Hunter yang ingin balas dendam pada seorang Veruni yang membunuh keluarganya, Carol Anderson – gadis mungil pintar yang mencoba mandiri, dan terakhir Chuck Preston – seorang pemuda Golem Hunter yang ‘agak’ pesimis awalnya.

Dean dan kelompoknya bertekad untuk meruntuhkan ‘tembok penghalang’ antara manusia dan Veruni agar kedua ras ini bisa bersatu untuk kedepannya, serta menyelamatkan Filgaia dari kehancuran yang direncanakan oleh Volsung – pemimpin ras Veruni itu sendiri.

///

Menurutku — Wild ARMs 5 merupakan seri yang paling terbaik diantara semua seri Wild ARMs sebelumnya, walaupun ceritanya bisa tergolong singkat dan ada bagian yang masih jadi pertanyaanku setelah melihat endingnya. :v

Ada beberapa bagian yang tak dijelaskan, apa karena buatnya terburu-buru? Tidak tahu juga. :c

Opening dan endingnya menggunakan bahasa jepang, berbeda dengan seri sebelumnya yang pakai bahasa inggris. Dan siapa penyanyinya? Nana Mizuki! Komentarnya... KEREN!! Aku langsung suka. Sayang openingnya nggak berupa animasi. Openingnya menggunakan digital. Dan... Hanya sekali muncul saja. Jadi kalau biasanya di WA2/WA3/WA4 load dulu baru opening, (WA1 langsung opening sebelum load) lain dengan WA5, load sampai 1000x pun nggak bakalan keluar openingnya. ._.
Setelah main gamenya hampir menuju bos terakhir, akhirnya aku ngerti, openingnya baru nongol kalau layar startnya didiamin. (Demo game yang ke-2). Gua kena troll sama openingnya. =_=

Toolsnya muncul lagi setelah hilang dari WA4. Untuk di peta, Dean hanya bisa menggunakan Radar untuk mencari harta karun. Untuk di dalam kota dan ruins, Dean masih tetap bisa lompat/tackle plus menggunakan tools ARM-nya yang berupa peluru biasa, peluru api, dsb yang nantinya digunakan untuk menyelesaikan puzzle di dalam ruins.

Sistem battle meneruskan sistem battle Hexagonal dari Wild ARMs 4, bedanya, hexagonalnya bisa berubah posisi khusus lawan boss/mini-boss, jadi bisa sambil berstrategi di sini. Aku suka sistem battle yang baru ini – walaupun kebanyakan player tidak menyukai sistem HEX ini.

Lalu masih ada battle-scenenya (misal muncul wajah karakter/musuh yang berbeda-beda gaya) disertai suara yang membuat tampilan battlenya semakin menarik. –Langsung fangirling terus mabok pas lihatin scene Greg senyum begitu–

Soal visual/tampilannya, gak perlu ditanya. Bagus! Semuanya serba 3D, baik itu di dalam pertarungan, kota, dan di peta (Untung saja peta WA5 nggak kayak di peta WA4, nangis aku kalau lihatin peta WA4. Nggak ada gameplay-nya -_-). Bangunannya dibuat dengan ukuran sesungguhnya, dan petanya juga. Aku suka 3D walaupun membuatku sering tersesat di peta. *cengengesan*

Pengisi suaranya (english) juga keren, kecuali untuk pengisi suara Carol. Astaga, mengerikan deh. Maksa banget. ._.

Yang paling penting, MUSIKnya! Ini musik paling bagus di antara seri-seri sebelumnya. Rasanya beda banget dari sebelumnya, siulannya lebih sering terdengar di beberapa lagu. Beda dengan seri sebelumnya, siulannya tidak terlalu banyak dipakai. Selain itu lebih dugem. Ternyata yang membuat musik WA5 ini bukan Michiko Naruke lagi, tapi Noriyasu Agematsu. ~~
Buat yang mau download lagu Wild ARMs 5 bisa langsung ke KHINSHIDER :D

Dan satu lagi yang paling penting, KOSTUM dan CAMEO!
Di seri-seri sebelumnya yang namanya cameo itu nggak pernah muncul. Tapi di WA5, cameo dari WA1/2/3/4 muncul di WA5 ini. Bahkan kostum mereka bisa didapat dan dipakai ke karakter-karakter WA5 ini. Jadi berasa main Tales of the Abyss/Vesperia/Graces/etc

 photo costumes00.jpg
Dean dengan kostum sekolah | Rebecca dengan kostum cameo 'Yulie'

Sidequest nggak perlu ditanya. BANYAK BANGET! (._.
Aku butuh nyelesaiin ceritanya kurang dari 25 jam. Tapi untuk menyelesaikan sidequestnya yang alamak-banyak-nya itu butuh waktu sampai ±80 jam, jadi total waktu yang kupakai untuk memainkan WA5 ini ±100 jam — that's me.

Overall, Wild ARMs 5 ini recommended banget buat dimainkan.

Nah, cukup pemanasannya. Di postingan berikutnya akan kupamerkan kubeberkan sidequestnya. ^o^

.


Tags: Tentang about game Wild ARMs 5, WildARMs V, Wild ARMs 5 sidequest walkthrough bahasa indonesia.

3 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Aduhh bro jadi ke ingat masa lalu gue dulu. Game wild arm 4 dan wild arm 5 game gue dulu waktu masih kecil. Kenangan yang indah ber nostalgia ke masa lalu. Sedih aku mengingatnya emang game penuh kenangan indah dan sound tracknya sulit dilupakan buat rindu

    BalasHapus
  3. jadi durasinya panjang di side quest ya

    BalasHapus

Your comment is really appreciate!

Next Prev
▲Top▲