Hubungan Internet Dengan TCP/IP

| Minggu, 16 Februari 2014
Internet dan TCP/IP
Internet (singkatan dari Interconnected-networking) adalah merupakan sistem global dari seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar internet protocol untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia. Jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969 ini diciptakan melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon.

TCP (Transmission Control Protocol) dan IP (Internet Protocol) adalah dua protokol penting yang digunakan di Internet. Protokol adalah sekumpulan aturan (standar) yang mendefinisikan beberapa fungsi yang ada dalam sebuah jaringan komputer, misalnya mengirim pesan, data, informasi, dan fungsi lain yang harus dipenuhi pengirim (transmitter) dan penerima (receiver). Protokol juga berfungsi agar komputer yang terhubung dalam jaringan dapat berkomunikasi dengan bahasa yang sama dan dapat berjalan dengan baik dan akurat.

Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) yang merupakan standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan internet dan dapat menghubungkan komputer-komputer serta jaringan untuk membentuk sebuah jaringan yang luas (WAN).

TCP/IP merupakan suatu standar yang diakui secara internasional dan digunakan sebagai acuan dalam pengembangan dunia komputer khususnya pada jaringan komputer. Dimana protokol ini menggunakan skema pengalamatan yang sederhana yang disebut sebagai alamat IP (IP Address) yang mengizinkan hingga beberapa ratus juta komputer untuk dapat saling berhubungan satu sama lainnya di internet.

Selain itu, protokol TCP/IP juga bersifat routable yang berarti protokol ini cocok untuk menghubungkan sistem-sistem berbeda (seperti Microsoft Windows dan keluarga UNIX) untuk membentuk jaringan yang heterogen.

Protokol TCP/IP terbentuk dari 2 komponen yaitu:
1. Internetworking
Tujuan dari TCP/IP adalah untuk membangun suatu koneksi/hubungan antar jaringan (network), dimana biasa disebut internetwork, atau intenet, yang menyediakan pelayanan komunikasi antar jaringan yang memiliki bentuk fisik yang beragam. Tujuan yang jelas adalah menghubungkan host-host pada jaringan yang berbeda, atau mungkin terpisahkan secara geografis pada area yang luas.

Host merupakan komputer dengan/antar muka jaringan yang dikonfigurasi menggunakan TCP/IP. Sebuah host dapat berupa sebuah Windows NT server, workstation Linux, atau salah satu dari banyak router yang digunakan untuk melewatkan informasi dari suatu jaringan kejaringan yang lainnya.

Internet dapat digolongkan menjadi beberapa group jaringan, antara lain:
a. Backbone, yaitu jaringan besar yang menghubungkan antar jaringan lainnya. Contoh: NSFNET yang merupakan jaringan backbone dunia di Amerika, EBONE yang merupakan jaringan backbone di Eropa, dan lainnya.
b. Jaringan regional, contoh: jaringan antar kampus.
c. Jaringan yang bersifat komersial dimana menyediakan koneksi menuju backbone kepada pelanggannya.
d. Jaringan lokal, contoh: jaringan dalam sebuah kampus.

Aspek lain yang penting dari TCP/IP adalah membentuk suatu standarisasi dalam komunikasi. Tiap-tiap bentuk fisik suatu jaringan memiliki teknologi yang berbeda-beda, sehingga diperlukan pemrograman atau fungsi khusus untuk digunakan dalam komunikasi. TCP/IP memberikan fasilitas khusus yang bekerja diatas pemrograman atau fungsi khusus tersebut dari masing-masing fisik jaringan.

2. Lapisan pada Protokol TCP/IP

Seperti pada perangkat lunak, TCP/IP dibentuk dalam beberapa lapisan (layer). Dengan dibentuk dalam layer, akan mempermudah untuk pengembangan dan pengimplementasian. Antar layer dapat berkomunikasi ke atas maupun ke bawah dengan suatu penghubung interface.

Tiap-tiap layer memiliki fungsi dan kegunaan yang berbeda dan saling mendukung layer diatasnya, yaitu:
o Application Layer
Protokol-protokol pada layer aplikasi TCP/IP menyediakan servis-servis bagi software-software yang berjalan pada komputer. Layer aplikasi tidak menyediakan software itu sendiri tapi hanya menyediakan servis-servis yang bisa dimanfaatkan oleh software yang berjalan pada komputer, misalnya Mozilla Firefox yang memanfaatkan protokol HTTP untuk mengakses suatu halaman web.
Beberapa protokol yang beroperasi pada layer ini antara lain : HTTP, FTP, POP3, SMTP, dan sebagainya.
o Transport Layer
Terdiri dari 2 buah protokol utama : Transmission Control Protocol (TCP) dan User Datagram Protocol (UDP). Menyediakan servis yang akan digunakan oleh Application Layer, misalnya: HTTP software meminta TCP untuk menjamin sampainya data pada tujuan, jika terjadi gangguan pada saat transmisi maka HTTP tidak akan melakukan apa-apa, tapi TCP akan mengirim ulang data yang hilang dan memastikan sampainya data pada tujuan.
o Internet Layer
Menyediakan fungsi IP addressing, routing dan penentuan path terbaik.
o Network Access Layer
Mendefinisikan protokol-protokol dan juga hardware yang digunakan untuk pengiriman data misalnya cabling, pemberian header dan trailer sehingga data bisa melewati tipe-tipe network yang berbeda topologi, mentransmisi data yang berupa bits ke jaringan, dan sebagainya. Protokol pada layer ini antara lain Ethernet pada jaringan LAN atau PPP pada WAN, juga termasuk Frame Relay.

TCP/IP saat ini dipergunakan dalam banyak jaringan komputer lokal (LAN) yang terhubung ke Internet, karena memiliki sifat:
1. Merupakan protokol standar yang terbuka, gratis, dan dikembangkan terpisah dari perangkat keras komputer tertentu. Karena itu protokol ini banyak didukung oleh vendor perangkat keras, sehingga TCP/IP merupakan pemersatu perangkat keras komputer yang beragam merk begitu juga sebagai pemersatu berbagai perangkat lunak yang beragam merk sehingga walau memakai perangkat keras dan perangkat lunak komputer yang berlainan, komputer dan komputer lainnya dapat berkomunikasi data melalui Internet.
2. Berdiri sendiri dari perangkat keras jaringan apapun. Sifat ini memungkinkan TCP/IP bergabung dengan banyak jaringan komputer. TCP/IP bisa beroperasi melalui sebuah Ethernet, sebuah saluran dial-up, dan secara virtual melalui berbagai media fisik transmisi data.
3. Bisa dijadikan alamat umum sehingga tiap perangkat yang memakai TCP/IP akan memiliki sebuah alamat unik dalam sebuah jaringan komputer lokal, atau dalam jaringan komputer global seperti Internet.

Hubungan Internet dengan TCP/IP
Dalam konsep komunikasi data suatu jaringan komputer, ada mekanisme pengiriman data dari komputer sumber ke komputer tujuan di mana proses pengiriman paket data tersebut sampai dengan benar ke komputer yang dituju. Tentunya dalam proses pengiriman yang terjadi tidak semudah yang dipikirkan. Alasan pertama, komputer tujuan berada jauh dari komputer sumber sehingga paket data yang dikirimkan bisa saja hilang atau rusak di tengah jalan. Alasan lainnya, mungkin komputer tujuan sedang menunggu/mengirimkan paket data dari/ke komputer yang lain.

Untuk mengatur mekanisme komunikasi data tersebut dibutuhkan pengaturan proses pengiriman data yang dikenal sebagai protokol. Protokol di sini adalah sebuah perangkat lunak yang melekat pada setiap sistem operasi tertentu. Internet pada dasarnya adalah lapisan aplikasi TCP/IP yang berfungsi untuk membangun suatu koneksi antar jaringan (network).

Kesimpulannya, TCP/IP inilah yang memungkinkan sekumpulan komputer untuk berkomunikasi dan bertukar data di dalam suatu jaringan yang luas. TCP/IP juga merupakan protokol yang melandasi internet dan jaringan dunia yang menyediakan pelayanan komunikasi antar jaringan yang memiliki bentuk fisik yang beragam. Tanpa adanya TCP/IP, pertukaran data dalam jaringan luas tidak akan dapat dilaksanakan.

Sumber: google.com

Tags: Tugas Internet TCP/IP, Apa itu TCP/IP, Apa hubungan internet dengan TCP, Komunikasi Data

0 komentar:

Posting Komentar

Your comment is really appreciate!

Next Prev
▲Top▲